Anda Harus Tahu! Film Porno Justru Merusak Rumah Tangga

Artikel Penting » Anda Harus Tahu! Film Porno Justru Merusak Rumah Tangga

Menjadi seorang dewasa dan telah menikah, terlalu sering menonton film porno justru berakibat kurang baik untuk hubungan rumah tangga Anda.

Mungkin bagi Anda yang sudah merasa cukup umur, akan keseringan nonton film dewasa karena hal itu menyenangkan. Bagi kaum pria, film porno dianggap sebagai suatu pelajaran karena di dalamnya terdapat banyak adegan yang bisa ditiru.

 

Alasan alasan seperti itu bisa kita tepis kalau kita mau berpikir logis. Manusia dibekali akal yang mampu memikirkan hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengenai gaya seks.

Jika Anda merasa bosan, apa yang Anda lakukan? Coba-coba hal baru kan?

 

Kalau kita bicara soal rumah tangga, apakah sering nonton film dewasa justru membuat rumah tangga harmonis? Mungkin dibenak Anda dengan nonton film dewasa, pengetahuan tentang seks bertambah dan bisa menyenangkan pasangan. Tidak! Semua itu bisa jadi justru boomerang bagi Anda.

 

Hancur tidaknya rumah tangga itu tergantung dari sikap kedua pasangan. Kalau keduanya sama-sama suka nonton ya tetap saja lambat laun akan terjadi kebosanan luar biasa karena si pasangan tidak bisa memenuhi ekspektasi layaknya aktor film dewasa.

 

1. Film Dewasa Merusak Otak

 

Ketika Anda sudah menikah, mungkin hubungan diranjang adalah privasi bagi kalian. Namun, ketika kebiasaan nonton film dewasa sudah memenuhi otak, bisa jadi hubungan badan dianggap lazim. Anggapan lazimnya hubungan seks akan mudah dibicarakan ke orang lain bahkan di ruang publik.

Anda pernah dengar kan, rumah tangga seorang artis yang hancur dan salah satunya melontarkan bahwa itunya si wanita bau ikan asin? Nah, hal semacam ini seharusnya adalah hal privasi yang tak boleh di publikasikan. Seks akan dianggap sebuah kelaziman apabila Anda menonton film porno karena dianggap sebagai sebuah pertunjukan.

 

Selain itu, film dewasa memiliki sifat candu yang bahkan lebih dahsyat dari narkoba dan rokok. Orang yang memiliki kecanduan film porno akan senantiasa melampiaskan segala perasaan gelisah, kecewa, marah, bosan dan lainnya dengan nonton film dewasa. Awalnya coba-coba, justru Anda akan terbiasa dan membuat otak Anda semakin kalang kabut karena tak bisa mengendalikan kebiasaan buruk itu.

 

2. Istri atau Suami Dianggap Sebagai Pemuas

Hubungan keluarga yang harmonis adalah hubungan yang mana semua individu menerima kelebihan maupun kekurangan masing-masing. Tak ada tuntutan apabila salah satunya tidak puas ketika berhubungan badan, toh masih bisa dilanjut esok hari. Jadikan suami atau istri sebagai seseorang yang layak dimuliakan dan dibahagiakan, jangan anggap sebagai alat pemuas nafsu saja ya.

 

Berbeda ketika istri atau suami sering nonton film dewasa yang mana pasti ada adegan klimaks, pasti Ia ingin merasakannya. Nah, kalau pasangan tidak bisa memberikan kepuasan apa yang terjadi? Ya, pasti ribut dong.

 

Hanya gara-gara tidak bisa klimaks seperti apa yang Ia tonton, hubungan suami istri bisa bentrok setiap malam lhoh. Makanya, lebih baik jauhi film film dewasa daripada membuat otak Anda berekspektasi jauh.

Lebih baik menonton film-film romantis yang dapat menambah kedekatan Anda bersama pasangan.